Untuk meraih keuntungan dalam sports betting baik judi bola maupun judi berbasis olahraga lainnya, yang perlu diperhatikan bukan hanya taktik atau pun strategi. Meskipun kedua hal tersebut sangat penting ada satu hal lain yang juga tak kalah krusialnya. Bankroll Management. Menejemen keuangan ini sangat krusial dan penting dalam sports betting. Bahkan sedikit lebih penting dari pada beberapa jenis permainan lain. Bankroll Management tak hanya berguna untuk melihat berapa kemenangan atau kekalahan yang didapat. Namun juga sebagai pengontrol stake yang dikeluarkan oleh pemain sports betting.

Keuntungan dalam sebuah permainan, seperti misalnya di sports betting bukan hanya tentang berapa yang dimenangkan. Namun juga berapa banyak stake yang dikeluarkan. Bila bettor mengeluarkan lebih banyak uang dari pada yang ia menangkan. Maka hal ini tak akan bisa disebut keuntungan. Inilah mengapa, bankroll management memiliki peranan yang begitu penting dalam sports betting itu sendiri.

Berikut ini merupakan penjelasan sekaligus uraian mengenai pentingnya bankroll management dalam sports betting.

1. Menentukan nilai taruhan

Berapa banyak yang harus dikeluarkan dalam satu kali taruhan di sebuah pertandingan? Haruskah bertaruh di banyak pertandingan atau hanya berfokus pada beberapa saja? Semua pertanyaan tersebut bisa dijawab oleh bankroll management.

Bila bettor bermain sports betting bukan sekedar untuk bersenang-senang. Namun demi meraih kemenangan, maka bankroll management akan sangat penting. Pada bankroll management ini bettor pertama-tama akan menentukan berapa budget yang mereka miliki. Setelah itu membagi dalam jangka waktu tertentu. Dari sini, bisa dilihat berapa nilai taruhan yang harus dikeluarkan.

2. Pengontrol

Salah satu kesalahan paling besar dari bettor di sports betting adalah bertaruh tanpa kontrol. Bertaruh dengan tak mempertimbangkan keuntungan atau pun kerugian. Namun hanya berpegang pada “feeling” atau saran dari orang lain hanya akan merugikan pemain sendiri. Adanya bankroll management akan mencegah bettor dari bertaruh tanpa adanya kontrol tersebut.

Bankroll management akan “memaksa” bettor untuk berhenti bertaruh ketika nilai stake sudah terlalu tinggi. Bettor juga seharusnya tak meneruskan taruhan hanya karena mendapatkan satu atau dua kemenangan. Terlebih ketika pada bankroll management menunjukan kerugian yang jauh lebih besar.